![]() |
| Sesi foto bersama LKM UBB dalam rangka perayaan Paskah. Sumber foto Istimewa |
Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah bersama yang dipimpin oleh Pdm. Sepdianto, kemudian dilanjutkan dengan acara seremonial seperti teater penyaliban Yesus, sambutan, pembagian hadiah, serta penampilan paduan suara.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pembina LKM UBB Fransiskus Panca Juniawan, M.Kom., perwakilan Dewan Perwakilan Mahasiswa KM UBB, serta Presiden Mahasiswa BEM KM UBB.
Ketua Umum LKM UBB 2026, Arnita Uli Nababan, menyampaikan bahwa Paskah bukan sekadar peringatan historis, tetapi juga menjadi refleksi bagi mahasiswa untuk menerapkan nilai kebangkitan dalam kehidupan sehari-hari.
“Paskah itu bukan cuma sejarah, tetapi bagaimana kita sebagai anak Tuhan menerapkan makna kebangkitan, tetap hidup dengan semangat meskipun dalam keadaan terpuruk,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Sabrina, menjelaskan bahwa tema yang diangkat bertujuan untuk mendorong generasi muda agar lebih peduli terhadap sesama, baik dalam lingkungan keluarga, pertemanan, maupun masyarakat.
“Kita diharapkan dapat saling peduli, meningkatkan kreativitas, serta membawa dampak damai dan sukacita bagi sekitar,” katanya.
Sebelum puncak perayaan, LKM UBB juga telah mengadakan berbagai perlombaan yang diikuti oleh mahasiswa Kristiani, seperti lomba infografis, hias telur Paskah, dan cerdas cermat Alkitab.
Melalui kegiatan ini, panitia berharap perayaan Paskah dapat menjadi momentum refleksi bagi mahasiswa untuk memperkuat iman, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga hubungan yang harmonis dengan sesama dan lingkungan sekitar.
Reporter: Ardi Setiawan
Penulis: Ardi Setiawan
Editor: Samuel
