![]() |
| Aldy (kiri) dan Mona (kanan) usai raih juara debat nasional. Sumber foto Istimewa |
Dalam wawancaranya, Mona membagikan bahwa tantangan terbesar dalam debat beregu adalah aspek komunikasi antartim. Ia menekankan pentingnya case building atau pembangunan kasus yang matang serta kemampuan saling melengkapi argumen di panggung. "Ketika pembangunan kasus, coba bicarakan baik-baik kasus yang dibawa apa, dan sebagai pembicara kedua harus mendengar baik-baik pernyataan pembicara pertama untuk melengkapi argumen," ujarnya.
Terkait perjalanannya menjadi Mahasiswa Berprestasi, Mona menegaskan bahwa inisiatif pribadi merupakan kunci utama karena sebelumnya ia bukan siswa yang aktif. Menurutnya, mahasiswa tidak bisa hanya mengandalkan fasilitas kampus semata untuk berkembang dan meraih pencapaian. Ia menjelaskan bahwa sering kali kampus belum dapat memberikan fasilitas yang optimal, sehingga inisiatif tersendiri sangat diperlukan bagi mahasiswa yang ingin mengejar prestasi.
Mona berharap pihak universitas dapat lebih optimal memfasilitasi delegasi lomba, baik dari segi akomodasi pendanaan maupun bimbingan intensif. Hal ini krusial karena mahasiswa berjuang membawa nama almamater. "Jangan takut untuk mencoba. Kalau sudah gagal, ya sudah tidak apa-apa, coba lagi saja karena kamu bakal lebih baik lagi dari momen itu," ujarnya.
Reporter: Andini Novazera
Penulis: Ardi Setiawan
Editor: Samuel
