Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Pemilwa UBB 2026: Adakah Pemimpin yang Mampu Menyuarakan Aspirasi Mahasiswa?

Kamis, 27 November 2025 | November 27, 2025 WIB Last Updated 2025-12-01T10:35:06Z




LPM Alternatif, Balunijuk — Pemilihan Umum Mahasiswa (Pemilwa) Universitas Bangka Belitung Tahun 2025/2026 resmi digelar. Tahun ini, seluruh proses pendaftaran dan verifikasi berkas dilakukan melalui sistem satu pintu di sekretariat DPM KM UBB, berbeda dari mekanisme sebelumnya yang dilaksanakan di fakultas masing-masing. Langkah ini diterapkan untuk memudahkan koordinasi, menghindari kecurangan dalam setiap tahapan dan memastikan transparansi dalam verifikasi berkas bakal calon presiden dan wakil presiden Mahasiswa serta gubernur dan wakil gubernur mahasiswa.


Meski demikian, beberapa kontestasi di tingkat universitas maupun fakultas menghadirkan calon tunggal atau bersaing melawan kotak kosong sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi partisipasi mahasiswa dalam menentukan pemimpin yang  mampu menyuarakan aspirasi mereka.


Di tengah dinamika tersebut, proses kampanye dan penyampaian visi-misi berjalan kondusif. Setiap calon diberi kesempatan yang sama untuk memperkenalkan diri dan menyampaikan gagasan. Situasi ini menunjukkan bahwa meski menghadapi keterbatasan jumlah kandidat, pemilwa tetap menjadi wadah bagi mahasiswa untuk aktif berpartisipasi dan mengawal proses demokrasi di lingkup Universitas Bangka Belitung.


Calon Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa

Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) Universitas Bangka Belitung periode 2025/2026 menetapkan Muhammad Zulham dan Fathurrahman Romadhan sebagai pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa. Pemilihan tahun ini memasuki tahun ketiga dengan pola yang serupa seperti dua tahun sebelumnya, di mana pasangan calon akan bersaing melawan kotak kosong.


Pasangan calon ini mengusung visi “Menjadikan BEM KM UBB sebagai poros gerakan mahasiswa yang kritis, solutif, dan berintegritas dalam mengawal kebijakan kampus maupun pemerintah, sekaligus menjadi pusat pengembangan prestasi mahasiswa yang berdaya saing lokal, nasional, dan global.”


Untuk mendukung visi tersebut, Zulham–Fathur menyampaikan enam misi yang disertai program kerja utama, antara lain:

  1. Menghidupkan kembali peran mahasiswa sebagai agent of control melalui program kerja UBB Policy Watch, Forum Aspirasi Terbuka, dan Klinik Advokasi Mahasiswa sebagai ruang pendampingan akademik dan administratif.
  2. Mengawal demokrasi dan kebebasan berpendapat di lingkungan kampus melalui Sekolah Demokrasi UBB, Ruang Aman Berpendapat (RAB), serta Kampanye Digital Kebebasan Akademik.
  3. Mendorong gerakan solutif terhadap ketidakpastian kebijakan pemerintah melalui pusat riset dan kajian kebijakan mahasiswa, UBB Care Movement, dan Gerakan Ekonomi Mahasiswa (GEMAS)
  4. Mendorong prestasi mahasiswa di berbagai bidang melalui  pembentukan Pusat Prestasi Mahasiswa (PPM), Kelas Prestasi mingguan, Program Beasiswa BEM KM UBB, serta penyelenggaraan UBB Career & Competition Expo.
  5. Konsolidasi gerakan mahasiswa di tingkat daerah dan nasional melalui Forum Konsolidasi Mahasiswa Bangka Belitung, Aliansi Mahasiswa Nasional UBB, dan Diplomasi Aktivis Muda.
  6. Transparansi, integritas, dan kepemimpinan bersih sebagai respon terhadap krisis kepercayaan public terhdap lembaga negara dan organisasi mahasiswa melalui program kerja Open Financial Report, Sistem Administrasi Modern (SIM) BEM, Kode Etik dan Zona Integritas BEM KM UBB dan Audit Independen BEM.


Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknik (FST)

Hingga berita ini diterbitkan, panitia pemilwa FST masih menunggu keputusan penanggung jawab terkait permohonan kerjasama dengan LPM Alternatif. Dengan demikian, informasi mengenai visi dan misi pasangan calon dari Fakultas Sains dan Teknik  belum dapat dipublikasikan.


Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa Fakultas Pertanian Perikanan dan Kelautan (FPPK)

Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur mahasiswa Fakultas Pertanian Perikanan  dan Kelautan (FPPK) tahun 2025/2026 menghadirkan satu pasangan calon dengan nomor urut 01 yakni Rahmat Wahyudi dan Sherly Putri Anggraini yang akan melawan kotak kosong dengan nomor urut 02.


Pasangan Rahmat-Sherly mengusung visi “Menjadikan BEM sebagai wadah generasi mahasiswa KM FPPK yang aktif, partisipatif, dan berdaya, dengan mengutamakan slogan keluarga solid jaya.”


Dalam mewujudkan visi tersebut, Paslon 01 menyampaikan empat misi, yaitu:

  1. Mendorong peningkatan kualitas akademik mahasiswa melalui program pendampingan belajar, ruang diskusi, dan pelatihan keterampilan akademis.
  2. Memperluas kerja sama antarorganisasi dan antarprodi untuk menciptakan kegiatan mahasiswa yang lebih inklusif dan bermanfaat.
  3. Menyediakan wadah pengembangan minat dan bakat mahasiswa melalui event kreatif, kompetisi, dan ruang ekspresi positif.
  4. Mengoptimalkan platform digital untuk pelayanan informasi, transparansi organisasi, serta mendukung mahasiswa berprestasi dan penyebaran kegiatan kemahasiswaan.


Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)

Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis menyelenggarakan Dialog Terbuka Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa pada Rabu, (26/11), di Ruang Akustik Timah 1 Universitas Bangka Belitung. Kegiatan yang dimulai pukul 14.12 ini menjadi ruang bagi para calon untuk menyampaikan arah dan gagasan kepemimpinan mereka secara terbuka.


Pada Pemilwa tahun ini, Muhammad Adib Al Khalid dan Muhammad Rizky Hidayatullah tercatat sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (BEM KM FEB) dengan nomor urut 01. Pasangan ini akan  melawan kotak kosong yang menempati nomor urut 02.


Dalam dialog terbuka tersebut, pasangan calon Adib-Rizky memaparkan visi yang mereka usung, yaitu menjadikan BEM KM FEB sebagai organisasi mahasiswa yang SMART (Sosialis/Sistematis, Moralitas, Akademis, Responsif, dan Tanggung Jawab).


Dalam mewujudkan visi tersebut, pasangan calon Adib-Rizky menyampaikan tiga misi diataranya:

  1. Menumbuhkan rasa kekeluargaan dan kepedulian di lingkungan KM FEB.
  2. Mengembangkan kepribadian yang bertanggung jawab atas terlaksananya nilai-nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian.
  3. Menyediakan wadah pengembangan prestasi bagi KM FEB agar dapat berkontribusi nyata dalam mendukung kemajuan fakultas maupun universitas.

Penyampaian visi misi ini menjadi bagian utama dari dialog terbuka yang diselenggarakan sebagai rangkaian Pemilwa FEB 2025, dengan tetap menjaga prinsip netralitas dan transparansi bagi seluruh mahasiswa.


Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa Fakultas Hukum (FH)

Mawar dan Rifa Pratama Naufal Ramdhansa tercatat sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa Fakultas Hukum dengan nomor urut 02. Pada pemilihan tahun ini, pasangan tersebut akan berhadapan dengan kotak kosong yang mendapatkan nomor urut 01.


Pasangan calon Mawar–Rifa mengusung visi menjadikan BEM KM FH sebagai penyalur potensi mahasiswa hukum guna memiliki intelektual tinggi didasari pemikiran kritis dan prestasi, lebih mampu berdaya saing dalam bidang akademik maupun non akademik yang difondasikan dengan nilai-nilai kekeluargaan.


Untuk mewujudkan arah visi tersebut, paslon 02 menetapkan lima misi utama, yaitu:

  1. Menegakkan etika organisasi yang tinggi di internal BEM KM FH dan menjadi role model bagi mahasiswa hukum lainnya.
  2. Membangun support system sebagai upaya untuk memastikan kesejahteraan mahasiswa hukum agar dapat bersaing tanpa pengorbanan mental.
  3. Membentuk program-program pengembangan diri yang berfokus pada kebutuhan teori dan minat bakat mahasiswa.
  4. Mewujudkan kaderisasi berbasis karakter dan merancang sistem kaderisasi di BEM KM FH yang tidak hanya fokus pada kemampuan berorganisasi, tetapi juga pada pembentukan karakter, kepemimpinan yang responsif dan ketangguhan mental dalam menghadapi tekanan.
  5. Mengoptimalkan peran BEM KM FH sebagai jembatan advokasi yang transparansi dengan integritas dalam menindaklanjuti aspirasi dan permasalahan mahasiswa secara adil.


Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)

Dewan Perwakilan Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (DPM KM FISIP) menetapkan bahwa Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa KM FISIP 2026 akan dilaksanakan melalui mekanisme Sidang Istimewa. Ketetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 08/TAP/UN50/DPMKMFISIPUBB/XI/2025, yang dikeluarkan setelah Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) FISIP mengumumkan tidak adanya bakal calon yang lolos tahap verifikasi berkas.


KPUM sebelumnya telah mengeluarkan SK Nomor 010/SK/PEMILWAKMFISIP/XI/2025 yang menyatakan kekosongan pasangan calon sekaligus melimpahkan wewenang pelaksanaan pemilihan kepada DPM KM FISIP. Dengan mandat tersebut, DPMKM FISIP mengambil alih seluruh proses pemilihan dan menetapkan Sidang Istimewa sebagai mekanisme pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa tahun 2026.


Dalam SK tersebut, DPM KM FISIP juga menetapkan alur waktu pemilihan, dimulai dari pengumpulan berkas syarat pada 25–26 November 2025, masa kampanye pada 27–30 November 2025, hingga Sidang Istimewa Pemilihan pada 1 Desember 2025. Seluruh tahapan mengikuti ketentuan Pedoman Dasar Kegiatan Kemahasiswaan KM FISIP.


Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK)

Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) menghadirkan pasangan dengan nomor urut 01 R.M. Braven Vincent H sebagai calon Gubernur Mahasiswa dan I Gede Alit Antara sebagai calon Wakil Gubernur Mahasiswa.


Pasangan ini membawa visi mewujudkan BEM KM FKIK UBB yang aktif, kolaboratif, dan berintegritas sebagai wadah pengembangan diri serta kemajuan mahasiswa FKIK.


Adapun misi dari paslon ini ialah

  1. Memperkuat kolaborasi dan sinergi di lingkungan FKIK.
  2. Mengembangkan kompetensi dan keterampilan mahasiswa FKIK.
  3. Membangun sistem organisasi yang profesional dan berkelanjutan.
  4. Mendorong partisipasi serta keterlibatan aktif mahasiswa FKIK.


Pemilwa UBB 2026 bukan sekadar ajang pemilihan, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyuarakan aspirasi dan menentukan arah kepemimpinan. Meski sebagian besar fakultas hanya menghadirkan calon tunggal, seluruh proses pemilihan berlangsung transparan dan kondusif. Setiap suara mahasiswa menjadi penting sebagai harapan agar pemimpin terpilih mampu mewakili aspirasi mereka serta mendorong perubahan positif di Universitas Bangka Belitung.


Reporter: Alternatif

Penulis: Anggie Tri Syafitri

Editor: Jong Li Fa


×
Berita Terbaru Update