![]() |
| Proses perbaikan berkas pasangan calon Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa pada Rabu, (21/1) di Sekretariat DPM KM UBB. Sumber Foto Istimewa |
LPM Alternatif, Balunijuk — Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) Keluarga Mahasiswa Universitas Bangka Belitung (KM UBB) kembali menggelar Pemilwa Ulang Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa jilid keempat dengan skema satu pasangan calon melawan kotak kosong, setelah putaran sebelumnya tidak menghadirkan pasangan calon.
Rangkaian pendaftaran dan verifikasi berkas dilaksanakan pada Selasa (20/1) di Sekretariat DPM KM UBB. Dalam tahapan tersebut, KPUM menerima berkas pendaftaran pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa dan dilanjutkan dengan verifikasi berkas. Berdasarkan Berita Acara Nomor 035/BA/KPUM-KM-UBB/I/2026, KPUM menerima berkas bakal calon Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa atas nama Randi dan Faturrahman Romadhan. Hasil verifikasi menyatakan bahwa berkas pasangan calon tersebut lengkap dan memenuhi persyaratan, sehingga dinyatakan lolos ke tahapan selanjutnya.
Setelah tahapan verifikasi dan masa perbaikan berkas, dilanjutkan dengan pencabutan nomor urut pasangan calon pada Rabu (21/1). Berdasarkan Berita Acara Nomor 036/BA/KPUM-KM-UBB/I/2026, pasangan calon Randi-Faturrahman mendapatkan nomor urut 1, sementara kotak kosong ditetapkan sebagai nomor urut 2.
Kondisi tersebut kembali menempatkan Pemilwa KM UBB pada skema pasangan calon tunggal melawan kotak kosong, yang juga terjadi pada tahapan sebelumnya. Meski telah memasuki jilid keempat, KPUM menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh rangkaian Pemilwa sesuai ketentuan yang berlaku.
"Pemilwa Jilid 4 adalah upaya terakhir kami menjaga kemurnian suara mahasiswa. Mari kawal bersama, pastikan satu suara kalian tetap berharga dan terjaga. Mari kita selesaikan pemilwa ini sampai tuntas!" ujar Muhammad Ariq Firsta, Ketua KPUM KM UBB.
Pemilwa ini kembali menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyalurkan hak pilihnya secara langsung dalam menentukan Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa periode 2026.
Penulis: Alternatif
Reporter: Alternatif
Editor: Samuel
